Efek Aturan Registrasi, 50 Juta Pelanggan Telkomsel Diblokir


Efek Aturan Registrasi 50 Juta Pelanggan Telkomsel Diblokir – Aturan pemerintah yang menerapkan blokir total untuk pengguna kartu SIM prabayar telah diberlakukan. Per 1 Mei 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir kartu SIM prabayar yang tidak melakukan registrasi ulang. Efek aturan ini sangat dirasakan oleh pengusaha konter pulsa dan penyedia layanan operator seluler, contohnya Telkomsel.





 

Telkomsel menyatakan sedikitnya 50 juta kartu SIM prabayar milik pengguna mereka telah diblokir. Dari 50 juta nomor yang terblokir tersebut, sebanyak ratusan ribu hingga satu juta kartu diregistrasi setiap harinya. Pengguna yang kartu prabayarnya terblokir tersebut mendaftar dengan cara mendatangi outlet Telkomsel terdekat.

Pengguna mau tidak mau harus mendatangi outlet atau Grapari Telkomsel, karena bila tidak melakukan registrasi maka kartu prabayar yang terblokir tidak bisa digunakan untuk komunikasi apapun, termasuk SMS, telepon, dan internet. Sebenarnya Telkomsel telah melakukan upaya agar pengguna mau meregistrasi kartu prabayar mereka, yaitu dengan menawarkan bonus kuota data hingga 10GB.

Baca juga: 9 Aplikasi dan Game Android Pilihan Google 2018

Tetapi, menurut pihak Telkomsel bonus kuota internet tersebut ternyata tak menarik pengguna untuk mau melakukan registrasi. Mereka baru mau mendaftar setelah kartunya benar-benar diblokir.

Telekomunikasi

Telekomunikasi. (Foto: Internet)

Sebenarnya aturan registrasi bagi pelanggan kartu prabayar ini ditetapkan pemerintah untuk kepentingan pengguna. Karena dengan cara ini SIM card anonim yang biasa digunakan untuk penipuan bakal berkurang. Program ini diharapkan akan mengubah kebiasaan pengguna yang tadinya biasa membuang kartu jadi memelihara nomor dan mengisi ulang untuk membeli paket layanan operator. Sumber: Kompas Tekno.






Total: 0 voters
Tags:

No Responses

Leave a Comment