13 Pekerjaan ini Membuat Anda Rentan Terkena Kanker Ganas


Kanker adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh sel-sel jahat yang mampu merusak organ dan jaringan sehat di dalam tubuh. Apabila sel jahat ini tumbuh tidak terkendali, maka dapat berubah menjadi tumor ganas.

Banyak faktor yang menjadi sebab munculnya sel kanker, seperti gaya hidup, makanan, dan juga pekerjaan. Percaya atau tidak, beberapa jenis profesi dan pekerjaan dapat memicu penyakit kanker.

Kenapa?

Karena pada pekerjaan tertentu, seseorang rentan terkena paparan zat-zat berbahaya dan radiasi.



Dilansir dari laman Reader’s Diggest, setidaknya ada 13 jenis pekerjaan yang membuat seseorang rentan terkena kanker. Apabila Anda memiliki salah satu pekerjaan ini, Anda harus mulai waspada. Karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

Pekerjaan penyebab kanker

Pilot pesawat - Pekerjaan penyebab kanker

Pilot Pesawat

JAMA Dermatology melaporkan bahwa seorang pilot dan co-pilot memiliki resiko terkena kanker kulit dua kali lebih besar dibanding orang biasa. Penyebabnya adalah radiasi UV (Ultra Violet). Saat terbang, Pilot dan co-pilot menghabiskan banyak waktu di kokpit, karena itu mereka lebih banyak terpapar sinar UV yang melewati kaca depan pesawat.

Bahaya radiasi UV paling besar adalah saat pesawat terbang di atas awan tebal atau salju.

Peneliti memberi rekomendasi kepada maskapai penerbangan untuk memasang kaca pelindung UV yang lebih baik. Mereka juga menyarankan pilot untuk lebih waspada, dengan cara menggunakan tabir surya dan rutin memeriksakan diri ke dokter kulit.

Pramugari

Mungkin banyak orang yang tidak tahu hal ini. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health, seorang pramugari memiliki resiko terkena:

  • Kanker payudara
  • Kanker rahim
  • Kanker leher rahim
  • Kanker tiroid
  • Kanker usus besar
  • Kanker hati, dan
  • Kanker pankreas.

Penyebab utamanya adalah paparan radiasi (ionizing radiation) saat pesawat terbang pada ketinggian tertentu.

Hasil penelitian juga menyebutkan seorang pramugari memiliki resiko 50 persen lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan wanita yang bukan pramugari. Sedangkan resiko terkena kanker kulit empat kali lebih tinggi.

Bila Anda seorang pramugari, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.

Baca juga: 10 Tanda dan Gejala Penyakit Kanker yang Harus Diwaspadai

Tukang Las (Welder)

Tukang Las Welder - Penyakit penyebab kanker

Menurut para ilmuwan di International Agency for Research on Cancer (IARC) pekerja las beresiko terkena kanker paru-paru, kanker ginjal, dan masalah kesehatan lainnya. Penyebabnya adalah radiasi, asbes, serta asap las yang dihasilkan oleh logam bersuhu tinggi.

Pekerja las juga rentan mengalami kerusakan pada paru-paru, serta organ lain seperti hati dan ginjal.

Manicurist (Teknisi kuku)



Seseorang yang bekerja sebagai teknisi kuku di salon kuku rentan terkena penyakit kanker, masalah pernapasan dan reproduksi. Penyebabnya adalah racun dan bahan kimia yang ada di dalam cat kuku. Racun dan bahan kimia ini masuk ke dalam tubuh melalui kulit dan saluran pernapasan.

Seluruh organisasi kesehatan dunia menghimbau supaya salon kuku memperhatikan kesehatan pekerjanya dengan cara memberi masker, sarung tangan, baju kerja lengan panjang, serta memperbaiki ventilasi udara.  Teknisi kuku diwajibkan untuk mencuci tangan secara teratur.

Petani

Menurut penelitian yang dilakukan Agricultural Health Study (AHS) selama puluhan tahun, terungkap fakta bawa petani dan anggota keluarganya rentan terkena penyakit kanker. Penyebab utamanya adalah pestisida. Mereka beresiko terkena kanker darah, kanker otak, kanker kulit, kanker perut, dan kanker prostat.

Selain pestisida, penyebab kanker lainnya adalah asap mesin pertanian, debu, virus hewan, zat kimia pupuk,  serta mikroba.

Petugas pemadam kebakaran

Menjadi petugas pemadam kebakaran adalah pekerjaan yang penuh resiko, harus berani berhadapan dengan api besar, serta kemungkinan tertimpa bangunan yang runtuh. Tidak berhenti sampai disitu, mereka juga harus menghadapi resiko terkena penyakit kanker.

Perlu kita ketahui, kanker adalah penyebab kematian terbesar yang menimpa petugas pemadam kebakaran. Penyebabnya adalah gas beracun yang mereka hirup saat terjadi kebakaran. Gas beracun ini berasal dari material bangunan seperti plastik, asbes, dan material lain yang terbakar.

Menurut penelitian, petugas pemadam memiliki resiko lebih besar terkena kanker testis dan mesothelioma dibandingkan orang biasa.

Pekerja shift malam

Seorang pekerja shift malam juga rentan terkena kanker. Mangapa demikian? Normalnya, manusia beraktivitas pada siang hari dan beristirahat pada malam hari. Pola alami ini dimiliki oleh setiap orang.

Ketika pola alami ini terganggu atau berubah, maka kinerja tubuh juga akan terganggu. Menurut peneliti, hal inilah yang menyebabkan tubuh rentan terkena kanker. Saat ini para ilmuwan tengah mengembangkan obat-obatan untuk melindungi pekerja shift malam. Kita tunggu saja hasilnya.

Baca juga: 6 Penyakit ini Mengintai Anda yang Suka Begadang



Pekerja tambang

Tambang batubara - Pekerjaan penyebab kanker

Penambangan adalah salah satu pekerjaan penyebab kanker terbesar. Seorang pekerja tambang batu bara sangat rentan terkena kanker paru-paru. Penambang lainnya juga beresiko akibat menyentuh zat penyebab kanker seperti uranium, asbes, dan radon (kelompok gas mulia yang mengandung radioaktif).

Pekerja bawah tanah memiliki resiko terkena kanker paru-paru lima kali lipat dibanding pekerja di permukaan. Penyebabnya adalah gas buang dari mesin penambang dan mesin pengebor yang menumpuk di dalam terowongan bawah tanah.

Pekerja aspal

Menurut para peneliti dari University of Colorado Cancer Center, pekerja atau kuli yang berhubungan langsung dengan aspal atau tar panas memiliki resiko terkena kanker. Penyebabnya adalah kandungan PAHs (polycyclic aromatic hydrocarbons) yang tinggi di dalam darah mereka.

PAHs ini dapat merusak struktur DNA dan berpotensi menyebabkan kanker. Selain itu, pekerja aspal saat membangun jalan raya terpapar banyak sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit.

Penata rambut (Hairdresser)

Umumnya, pewarna atau perm rambut aman digunakan sesekali. Namun, seorang penata rambut yang bersentuhan langsung setiap hari dengan pewarna dan perm rambut memiliki resiko terkena kanker kandung kemih.

Penyebabnya adalah zat amina aromatik yang terkandung didalam pewarna dan perm rambut.

Untuk mengurangi resiko, pekerja salon wajib menggunakan sarung tangan setiap kali menggunakan produk yang mengandung bahan kimia. Selain itu ventilasi ruangan salon harus diperbaiki kualitasnya.

Teknisi laboratorium

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Cancer Research menyebutkan, seorang wanita yang bekerja di laboratorium klinis memiliki resiko terkena kanker payudara hingga dua kali lipat. Apabila wanita tersebut belum pernah melahirkan dan bekerja menggunakan pelarut organik seperti benzen, maka kemungkinan terkena kanker payudara meningkat lagi sebesar 40 persen.

Para peneliti juga menemukan resiko kanker payudara pada wanita yang bekerja sebagai buruh pabrik dan pembersih rumah.

Astronot

Astronot - Pekerjaan penyebab kanker

Bumi memiliki pelindung alami dari paparan radiasi luar angkasa, berupa lapisan atmosfer dan medan magnet. Saat berada di luar angkasa, seorang astronot akan kehilangan pelindung alami ini. Karena itu mereka rentan terkena kanker, penyakit tulang, dan penyakit saraf pusat.

Sederhananya, radiasi luar angkasa dapat membuat sel-sel tubuh yang sehat bermutasi menjadi sel jahat. Sel jahat inilah yang berkembang menjadi kanker dan tumor ganas.

Tidak seperti pilot dan pramugari, astronot mendapatkan radiasi lebih kuat saat berada di luar angkasa. Setara 150 hingga 6.000 sinar x-rays. Jadi tidak dipungkiri lagi bahwa astronot termasuk ke dalam kategori pekerjaan penyebab kanker.

Pekerjaan yang dilakukan sambil duduk (deskjob)

Pekerjaan penyebab kanker lainnya adalah jenis pekerjaan yang dilakukan sambil duduk dalam waktu lama. Menurut peneliti Jerman, mereka yang bekerja sambil duduk dalam waktu lama memiliki resiko 24 persen lebih tinggi terkena kanker usus besar, dan 32 persen lebih tinggi terkena kanker uterus.

Resiko ini akan meningkat sebesar 10 persen setiap tambahan dua jam waktu duduk. Untuk mengurangi resiko ini, dianjurkan untuk rajin berolahraga, banyak berjalan kaki, dan banyak bergerak terutama setelah makan.

Video singkat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker

Phospho Biomedical Animation



Baca juga: Artikel-artikel menarik seputar kesehatan

Bila Anda memiliki informasi mengenai pekerjaan penyebab kanker, silahkan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Total: 2 voters

Leave a Comment