Peluang Usaha Gerai Kuliner Brownies, Bolu Jepang dan Martabak


Menjamurnya bisnis kuliner di Indonesia saat ini telah membuka banyak peluang usaha yang menarik. Berbagai macam jenis makanan terus bermunculan dengan berbagai kreatifitas yang ditambahkan didalamnya. Mulai dari makanan / minuman tradisonal hingga makanan / minuman modern yang terus bersaing mencari pangsa pasar masing-masing.

Pemilik bisnis makanan ini banyak yang membuka peluang usaha untuk Anda dengan cara membuka kemitraan. Anda cukup menyediakan investasi untuk membeli paket bisnis yang ditawarkan. Biasanya ada 2 pilihan tempat yang ditawarkan, yang pertama dengan membuka gerai, yang kedua dengan gerobak / booth. Tiap pilihan memiliki nilai investasi yang berbeda.

Ada 3 bisnis kuliner yang bisa Anda jadikan pilihan. Diantaranya adalah brownies, cheese cake ala Jepang, dan martabak. Bila berminat, Anda bisa memulai membuka bisnis gerai / booth kuliner tersebut dengan mempelajari terlebih dahulu model dan paket bisnis yang ditawarkan.





 

Kami akan memberikan ulasan tentang peluang usaha gerai kuliner di atas secara singkat, ulasan berikut ini kami kutip dari situs Kontan.co.id , selamat membaca:

1. Peluang Usaha Gerai Kuliner, Mengiris lumer peluang Brownies Balok

Di Indonesia, brownies memiliki pasar yang sangat potensial. Keik berwarna cokelat dengan tekstur yang lembut ini sering menggoda lidah. Pelaku usahanya-pun terus bermunculan. Salah satunya Okki Indiyanto, asal Bekasi yang membuka kemitraan Brownies Balok Lumer Bolak Balik. Brownies Balok Lumer Bolak Balik menawarkan cake brownies lembut yang dipadukan dengan isian cokelat lumer.

Peluang Usaha Kuliner Brownies

Ilustrasi.

Brownies Balok Lumer Bolak Balik menawarkan tiga paket investasi yaitu paket Rp 5,5 juta, paket Rp 9,5 juta dan paket Rp 12,5 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan fasilitas gerobak / booth, peralatan usaha, kompor gas 2 tungku, cetakan kue balok, pelatihan karyawan, bahan baku awal 100-300 porsi dan subsidi ongkos kirim.

Untuk paket Rp 5,5 juta, mitra akan mendapatkan gerobak dengan bahan alumimium. Sedangkan paket Rp 9,5 juta dan Rp 12,5 juta bahan gerobak dari kayu dengan ukuran yang lebih besar.

Harga Brownies Lumer ukuran kecil antara Rp 2.000-Rp 3.000. Tetapi, idak ada patokan harga jual untuk mitra. Jadi mitra bisa menyesuaikan harga sesuai kebutuhan dan kondisi pasar disekitarnya.

Target omzet tiap gerai Brownies Balok Lumer, sekitar Rp 500.000-Rp 700.000 per hari. Dengan omzet tersebut, mitra diprediksi dapat mengembalikan modalnya lagi dua hingga tiga bulan. Laba bersih yang didapat bisa mencapai 30%-40%.

Mitra dapat mengembalikan modalnya lebih cepat karena tidak wajib membeli bahan baku dari pusat. Semua resep dibagikan ke mitra. Sistem yang digunakan adalah beli putus atau istilah lainnya kemitraan mandiri, jadi mitra tidak dikenakan biaya franchise bulanan. Mitra juga diperbolehkan mnggunakan brand atau mereknya sendiri, tidak harus Brownies Balok Lumer.

Kami tidak menemukan informasi kontak, Anda bisa membaca artikel asli di Mengiris lumer peluang Brownies Balok.




2. Peluang Usaha Gerai Kuliner, Peluang nendang gerai bolu jepang

Salah satu pemain di bisnis bolu jepang adalah Fafa Cheese yang dimiliki oleh Try Hartoyo dan Risdawati. Didirikan tahun 2016, awalnya produk ini dijual secara online. Setahun kemudian, pasangan suami istri ini membuka gerai fisik di Yogyakarta. Untuk mempercepat langkah ekspansi usaha, mereka membuka kerjasama kemitraan sejak Maret 2018.

Cheese cake

Cheese cake. (Foto: Detik Food)

Fafa Cheese menyediakan tiga varian keik, yakni japanese cake, pillow cake, dan cheese tart. Dari ketiga varian ini, Try menyiapkan pilihan rasa keju, coklat, green tea dan red valvet.

Ada dua paket yang ditawarkan oleh Fafa Cheese. Pertama, paket outlet khusus di Yogyakarta dengan investasi Rp 70 juta. Fasilitasnya, dekorasi eksterior dan interior, perlengkapan toko dan branding.

Kedua, paket outlet produksi dan penjualan dengan investasi Rp 210 juta. Mitra akan mendapatkan dekorasi eksterior dan interior, perlengkapan produksi, perlengkapan toko, bahan baku 100 porsi, pelatihan, sistem, branding, pendampingan dan lainnya. Mitra menyediakan ruang seluas 36 m2 atau ruko, plus enam sampai sepuluh orang karyawan. Selain itu, mitra wajib mengambil bahan baku utama dari pusat.

Pusat juga menawarkan pengelolaan gerai, dengan sistem bagi hasil 30% untuk manajemen dan 70% untuk mitra, yang dihitung dari profit. Untuk mitra yang mengelola gerainya sendiri dikenakan biaya royalti 5% dari omzet per bulan.

Fafa Cheese menyasar kalangan menengah harga produknya dibanderol mulai Rp 50.000- Rp 85.000 per porsi. Menurut perhitungan, dalam waktu 1,5 tahun mitra sudah bisa balik modal. Dengan catatan total penjualan per bulan mencapai 1.000 porsi atau omzet Rp 60 juta. Bila dalam 1,5 tahun modal belum kembali, manajemen bakal memberikan garansi berupa kekurangan dana balik modal mitra.

Kontak yang bisa dihubungi:

Fafa Cheese
Hotel Nirvana Inn 2
Jl Jembatan Merah 104
Sleman, Yogyakarta
HP: 081250682998



3. Peluang Usaha Gerai Kuliner, Mengiris peluang kelezatan martabak

Martabak merupakan salah satu makanan favorit, karena martabak bisa divariasikan dengan beragam macam topping yang menarik. Pemain di bisnis ini salah satunya adalah Martabak Maskulin. Bisnis martabak yang dibesut oleh Agung Hariyadi ini berdiri sejak April 2017 di Bandung (Jawa Barat) dan mulai menawarkan kemitraan sejak Februari 2018.

Martabak Maskulin menawarkan satu paket investasi sebesar Rp 175 juta dengan ragam fasilitas (lihat tabel) plus langsung terdaftar sebagai mitra Go-Food dan Grab-Food. Lantaran konsep gerai Maskulin berupa food truck dengan kontainer seluas 12 m², maka ia sarankan mitra menyediakan lahan seluas 50 m². Kelebihan lahan dipakai untuk area parkir.

Martabak Maskulin menjual martabak manis dan martabak telur. Khusus yang manis ada lima pilihan adonan plus ragam topping atau isian. Ada lagi martabak per slice serta isian martabak telur mulai dari daging ayam dan sapi. Harganya mulai dari Rp 7.000 sampai Rp 60.000 per loyang. Tapi mitra bisa menyesuaikan harga jual.

Mitra wajib membayar biaya royalti bulanan 3% dari omzet bulanan untuk biaya pemasaran. Plus wajib membeli bahan baku terutama tepung adonan.

Martabak Maskulin menjual martabak manis dan martabak telur. Khusus yang manis ada lima pilihan adonan plus ragam topping atau isian. Ada lagi martabak per slice serta isian martabak telur mulai dari daging ayam dan sapi. Harganya mulai dari Rp 7.000 sampai Rp 60.000 per loyang. Tapi mitra bisa menyesuaikan harga jual.

Agung mengatakan perkiraan omzet yang didapat gerai Martabak Maskulin antara Rp 1,5 juta – Rp 2,5 juta per hari. Praktis dalam sebulan, perkiraan omzetnya mencapai Rp 45 juta – Rp 75 juta. Dengan perkiraan omzet tersebut, mitra diperkirakan bisa balik modal 12 bulan – 20 bulan.

Kontak yang bisa dihubungi:

Martabak Maskulin
Jl. RE Martadinata No 83 Bandung
HP. 085314815335


Peluang Usaha Gerai Kuliner yang kami ulas diatas bisa Anda jadikan sebagai bahan referensi. Bila berminat, Anda bisa menghubungi kontak yang telah kami sediakan. Semoga artikel ini dapat memberi banyak manfaat untuk Anda. Salam sukses.



Total: 2 voters

No Responses

Leave a Comment