13 Tanda-tanda Kehamilan yang Harus Anda Ketahui


13 Tanda-tanda Kehamilan yang Harus Ketahui | Kehamilan adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan suami-istri. Setiap kehamilan diawali dengan tanda-tanda yang biasanya mempengaruhi kondisi kesehatan, fisik maupun perasaan sang wanita. Tanda-tanda kehamilan yang dialami tiap wanita tidaklah sama.

Tanda-tanda kehamilan

Karena itu banyak dari mereka yang kadang bertanya-tanya, apakah tanda yang dialaminya itu positif atau hanya sekedar gangguan kesehatan biasa. Untuk mengurangi keraguan biasanya sang wanita akan melakukan tes kehamilan menggunakan alat tespek atau memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan.

Lalu apa saja tanda-tanda kehamilan yang biasanya dialami oleh wanita ? Kami akan memberi ulasan tanda-tanda kehamilan ini secara ringkas dan jelas yang dirangkum dari sumber-sumber terpercaya. Selamat membaca.

Tanda-tanda Kehamilan yang Harus Ketahui

1. Terlambat datang bulan (Menstruasi)

Siklus normal menstruasi pada wanita adalah antara 21-35 hari. Saat terjadi kehamilan maka wanita tidak akan mengalami menstruasi. Hal ini disebabkan karena embrio mulai berkembang di dalam rahim. Ketika siklus menstruasi mengalami keterlambatan selama beberapa hari – satu minggu lebih dibandingkan siklus normal, ada kemungkinan bahwa itu adalah tanda Anda sedang hamil.



2. Merasakan perubahan dibagian payudara

Saat proses awal kehamilan berlangsung terjadilah perubahan hormon di dalam tubuh calon ibu. Perubahan ini akan mempengaruhi kondisi payudara sehingga terasa lebih padat, sensitif, dan lebih kencang dibandingkan waktu normal. Pada permukaan payudara juga terlihat pembuluh darah.

Dibagian puting biasanya terasa sakit (nyeri atau perih) saat disentuh. Selain itu puting akan terlihat lebih menonjol dan berwarna lebih gelap. Jika mengalami hal ini maka bisa jadi Anda sedang hamil.

3. Mual dan muntah-muntah di pagi hari

Tanda-tanda kehamilan pada wanita selanjutnya adalah merasa mual dan muntah-muntah, terutama di pagi hari setelah bangun tidur. Karena sering terjadi di waktu pagi maka kondisi ini diberi istilah “morning sickness”. Mual dan muntah biasanya terjadi ketika kehamilan sudah berusia 6 minggu dan akan menghilang saat usia kehamilan 12-16 minggu.

Kondisi ini dapat dicegah dengan menjaga perut tetap terisi makanan. Konsumsilah makanan sedikit-sedikit tapi sering, misalnya setiap 15-30 menit.

Baca juga: Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Pria dan Wanita

4. Mudah lelah

Kehamilan akan menyebabkan perubahan di dalam tubuh ibu. Seperti meningkatnya kadar hormon progesteron, perubahan pada produksi darah merah, detak jantung, dan proses metabolisme dalam tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan tubuh mudah sekali merasa lelah.

Gejala ini biasanya terjadi di awal kehamilan sampai usia kehamilan 3 bulan. Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan banyak beristirahat agar rasa lelah hilang dan kondisi janin aman.



5. Sering buang air kecil

Di awal kehamilan kebanyakan wanita akan sering ingin buang air kecil. Kondisi ini terjadi akibat adanya perubahan hormon di dalam tubuh wanita. Seiring bertambahnya usia kehamilan, maka sering buang air kecil ini lebih disebabkan oleh semakin besarnya kantung rahim yang menyebabkan kandung kemih tertekan.

Dalam kondisi apapun jangan pernah menahan keinginan untuk buang air kecil, karena hal tersebut dapat menyebabkan infeksi kandung kemih yang dapat mengganggu kehamilan.

6. Lebih sensitif terhadap bau

Tanda-tanda kehamilan yang sering dialami wanita adalah mereka semakin sensitif terhadap bau yang diikuti rasa mual akibat bau tersebut. Dalam kondisi hamil indera penciuman menjadi lebih tajam dari kondisi normal. Rasa mual yang dialami ibu hamil bukan hanya disebabkan oleh bau yang tidak sedap saja, bau yang harum sekalipun dapat menyebabkan mual.

7. Sering merasa pusing

Wanita yang sedang hamil sering mengalami pusing atau sakit kepala, beberapa wanita bahkan dapat mengalami sakit kepala hebat. Pusing yang dialami pada awal masa kehamilan disebabkan oleh penurunan tekanan darah dan menyempitnya pembuluh darah. Untuk menghindari resiko pada janin, jangan pernah minum obat pereda pusing atau sakit kepala tanpa resep dari dokter.

8. Muncul bercak darah diluar masa haid

Tanda-tanda kehamilan yang muncul dapat berupa bercak darah yang keluar dari vagina diluar masa haid. Tanda ini banyak muncul di awal masa kehamilan. Munculnya bercak darah ini karena sel telur yang berhasil dibuahi menempel di dinding rahim. Perlu diingat bahwa bercak darah yang muncul tidaklah sebanyak saat haid, dan warnanya berbeda dari warna haid, biasanya merah muda.

Baca juga: Kenali Lebih Jauh Resiko dan Efek Samping Obat Penyubur Kandungan



9. Perasaan menjadi lebih sensitif

Saat hamil, kadar hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh akan mengalami perubahan. Hal ini dapat menyebabkan perubahan emosi pada ibu hamil sehingga menjadi lebih sensitif. Ibu hamil dapat tiba-tiba merasa sedih dan bahagia yang berlebihan tanpa alasan yang jelas.

Perubahan emosi saat tanda-tanda hamil

10. Susah BAB atau konstipasi

Kadar hormon progesteron yang meningkat saat hamil dapat menyebabkan sistem pencernaan bekerja lebih lambat. Akibatnya cairan dan gerakan usus menjadi berkurang, pada akhirnya dapat menyebabkan ibu hamil mengalami sulit buang air besar (konstipasi). Untuk mencegah hal ini, ibu hamil dianjurkan minum air dan mengonsumi makanan yang mengandung serat.

11. Keputihan berlebih akibat jamur

Akibat meningkatnya kadar hormon progesteron, ibu hamil dapat mengalami keputihan berlebih yang diakibatkan oleh infeksi jamur. Infeksi jamur ini menyebabkan banyaknya cairan atau lendir yang keluar.

12. Perubahan bentuk tubuh

Terjadinya perubahan pada tubuh dapat menjadi tanda-tanda kehamilan. Bagian tubuh yang bisa berubah adalah bagian perut, bokong, paha, lengan, dan dada. Saat hamil bagian tubuh tersebut umumnya menjadi lebih besar.

13. Banyak jerawat yang muncul

Diawal kehamilan, banyak ibu hamil yang mengeluh karena banyaknya jerawat yang muncul di wajah atau bagian kulit lainnya. Kondisi ini disebabkan karena perubahan kadar hormon progesteron di dalam tubuh. Seiring bertambahnya usia kehamilan, jerawat ini dapat berangsur-angsur sembuh, namun bisa juga menjadi semakin parah.


Demikian ulasan ringkas kami mengenai tanda-tanda kehamilan yang harus diketahui. Ulasan diatas kami rangkum dari beberapa sumber seperti Alodokter dan Hamil.co.id . Semoga bermanfaat, terimakasih.



Total: 0 voters

No Responses

Leave a Comment