7 Tips Liburan Hemat dan Murah ke Jepang


Jepang atau sering disebut dengan Negeri Sakura adalah salah satu negara asia yang populer sebagai tempat tujuan wisata. Setiap tahunnya ada jutaan turis yang mengunjungi Jepang, menurut JNTO (Japan National Tourism Organization) pada tahun 2017 ada 28.691.000 turis asing yang berwisata ke Jepang.

Objek wisata di Jepang yang paling banyak diminati antara lain adalah Gunung Fuji, melihat indahnya bunga sakura di Ueno Park, Universal Studio Japan, dan objek wisata menarik lainnya.

Liburan hemat dan murah ke Jepang

Gunung Fuji Jepang

Mahal, itulah yang terlintas dibenak banyak orang ketika memikirkan liburan ke Jepang. Biaya hidup di Jepang memang termasuk yang paling tinggi dibandingkan negara Asia lainnya yaitu sekitar JPY 10.000 atau IDR 1.270.000 per harinya. Hal ini membuat turis berkantong cekak berpikir dua kali untuk wisata ke Jepang.

Dengan perencanaan matang dan momen yang tepat, sebenarnya Anda bisa menekan biaya liburan ke Jepang. Dibawah ini adalah tips liburan hemat dan murah ke Jepang yang kami kumpulkan dari banyak sumber terpercaya. Jadi untuk Anda yang ingin berhemat saat di Jepang silahkan lakukan tips-tips ini. Selamat membaca.

Agar Dompet tak Jebol, Tips Liburan Hemat dan Murah ke Jepang

1. Tips membeli tiket pesawat ke Jepang

Harga tiket pesawat ke Jepang cukup mahal, yaitu antara Rp 6.000.000 hingga Rp 8.000.000, saat ada promo biasanya harga tiket akan terdiskon hingga 50%. Anda dapat melakukan beberapa tips berikut ini untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Pertama, pesanlah tiket pesawat jauh-jauh hari misalnya setahun sebelum keberangkatan. Dengan begitu ada banyak waktu yang bisa digunakan untuk mencari tiket pesawat yang sedang promo. Karena harga tiket pesawat sangat fluktuatif, Anda harus bisa manfaatkan situs-situs online untuk mengecek perubahan harga tiket pesawat setiap minggu.



Kedua, pesan tiket liburan saat musim dingin. Harga tiket pesawat ke Jepang cenderung mahal pada musim semi dan musim panas, karena diwaktu tersebut cuaca di Jepang lebih nyaman dan bunga Sakura mulai bersemi. Musim semi terjadi pada bulan Mei-Juni, sedangkan musim panas pada bulan Juli-September. Apabila ingin tiket yang lebih murah pilihlah waktu keberangkatan pada bulan Desember-Februari, karena pada bulan ini di Jepang sedang musim dingin. Tidak perlu khawatir karena banyak objek wisata di Jepang yang lebih menarik saat turun salju.

Ketiga, pilih tiket pesawat yang melalui Bandara Itami (ITM). Mengapa demikian ? Karena harga tiket pesawat dengan tujuan Jepang melalui Bandara Itami lebih murah dibandingkan dengan Bandara Narita (NRT), Tokyo Haneda (HND) dan Bandara Kansai (KIX).

Berikut ini adalah survey harga tiket pesawat ke Jepang (Bukan harga promo) yang kami lakukan di situs tiket.com . Kami memilih 2 maskapai penerbangan AirAsia dan Garuda Indonesia dengan asumsi tanggal keberangkatan 1 Desember 2018 dan pulang 28 Februari 2019. Survey ini digunakan sebagai gambaran saja, karena harga dapat berubah sewaktu-waktu.

AirAsia

Harga Tiket AirAsia berangkat ke JepangHarga Tiket AirAsia berangkat ke Jepang 2 Harga Tiket AirAsia berangkat ke Jepang 3 Harga Tiket AirAsia pulang dari Jepang

Garuda Indonesia

Harga Tiket Garuda Indonesia berangkat ke JepangHarga Tiket Garuda Indonesia berangkat ke Jepang 2 Harga Tiket Garuda Indonesia pulang dari Jepang

Untuk mendapatkan informasi tiket pesawat murah silahkan kunjungi Promo AirAsia. Bila beruntung Anda akan mendapatkan tiket penerbangan dari Jakarta ke Jepang seharga Rp 1.300.000 – Rp 2.000.000 saja, sangat murah bukan ?

2. Cara menghemat biaya transportasi saat wisata di Jepang

Saat berwisata di Jepang tentu banyak sekali tempat yang akan dikunjungi. Yang menjadi masalah adalah biaya transportasi di Jepang tergolong mahal, contohnya adalah biaya perjalanan menggunakan kereta cepat Shinkansen yang berkisar JPY 12.000 – 40.000, bila dirupiahkan sekitar Rp 1.500.000 – Rp 5.000.000. Selain kereta cepat Shinkansen, Jepang memiliki banyak moda transportasi lain seperti kereta lokal, taksi dan bus. Ada juga tempat rental mobil.

Bila tempat yang Anda kunjungi banyak dan lokasinya berjauhan, untuk menghemat biaya transportasi, Anda dapat melakukan cara berikut ini.

Manfaatkan Japan Rail Pass (JR Pass). JR Pass ini dapat digunakan untuk berkeliling sepuasnya di Jepang, ada beberapa paket yang bisa Anda pilih yaitu paket selama 7, 14, hingga 21 hari di jalur kereta Jepang, termasuk Shinkansen. Harga paket 7 hari JR Pass adalah sekitar JPY 29.200 , lebih hemat bila dibandingkan tiket Shinkansen perjalanan pulang pergi Tokyo-Osaka yang harganya JPY 29.000.

Japan Rail Pass (JR Pass)

JR Pass. (Foto: Google)

Dengan JR Pass ini, Anda bisa menggunakan semua kereta cepat Shinkansen (kecuali tipe Nozomi dan Mizuho) dan menggunakan KRL komuter yang dikelola Japan Railways, Gratis !!!

Bila tempat yang kunjungi lokasinya berdekatan, Anda cukup menggunakan kereta lokal atau bus malam dengan harga yang lebih terjangkau. Tiap kota di Jepang memiliki alat transpostasi andalan, jadi sebaiknya Anda mencari informasi terlebih dahulu alat transportasi murah sesuai kota tujuan.

Salah satu kelebihan alat transpostasi di Jepang adalah keamanan dan kenyamanan. Barang bawaan aman dan tidak khawatir hilang selama diperjalanan.

Berikut ini adalah daftar harga dan tipe JR Pass yang dapat Anda gunakan saat berlibur ke Jepang, Anda dapat memesan JR Pass melalui link yang disediakan di bawah tabel:

Ordinary Car
Durasi Harga (Dewasa)
7 hari Rp 3.592.800
14 hari Rp 5.725.500
21 hari Rp 7.325.000
Green Car
Durasi Harga (Dewasa)
7 hari Rp 4.798.600
14 hari Rp 7.769.300
21 hari Rp 10.104.400
Anda dapat memesan JR Pass melalui Hisgo Indonesia




3. Mencari tempat menginap yang murah

Untuk menghemat biaya saat berlibur ke Jepang, sebaiknya jangan pilih hotel sebagai tempat menginap. Berbeda dengan standar hotel di Indonesia, di Jepang rata-rata ukuran kamar hotelnya lebih kecil dan mahal. Tarif kamar hotel bintang dua untuk single bed rata-rata dihargai JPY 3000-5000, sedangkan untuk double bed dihargai JPY 6000-8000.

Daripada di hotel, akan lebih murah bila memilih menginap di hostel atau dengan menyewa rumah. Rata-rata tarif hostel di Tokyo sekitar JPY 2000 per malam. Apabila menginap dengan menyewa rumah atau apartemen tarif yang dikenakan rata-rata adalah Rp 500.000 – Rp 1.000.000. Jauh lebih murah dibandingkan menginap di hotel. Fasilitas yang disediakan bila menyewa rumah cukup lengkap, biasanya disediakan microwave untuk memasak makanan, dan wifi gratis.

Untuk Anda yang ingin menginap di hotel atau Guest House, berikut ini adalah contoh hotel di Jepang yang menawarkan harga cukup murah:

Khaosan Tokyo Kabuki

Khaosan Tokyo Kabuki Firalufias Weblog

Khaosan Tokyo Kabuki. (Foto: Booking.com)

Berlokasi di Tokyo, Khaosan Tokyo Kabuki merupakan Guest House dengan tarif terjangkau. Disini tersedia 11 kamar tidur dengan desain bercitarasa tinggi. Anda dapat menikmati jaringan wifi gratis dan berbagai fasilitas lainnya.

Nama Khaosan Tokyo Kabuki
Alamat 1-17-2 Asakusa Taito-ku, Asakusa, Tokyo, Jepang 111-0032
Tarif JPY 3.350 – JPY 14.800
Fasilitas Free Wi-Fi, vending machine, dapur bersama, binatu (laundromat), layanan binatu (laundry), penyimpanan barang, kamar untuk keluarga, lift, ruang bersantai, dan loker.
Check in / out Mulai: 3:00 PM / Hingga: 11:00 AM
Jarak ke Bandara 80 menit perjalanan

Sakura Hotel Jimbocho

Sakura Hotel Jimbocho Firalufias Weblog

Sakura Hotel Jimbocho. (Foto: Google)

Lokasi hotel ini berada di Tokyo dan menjadi salah satu hotel dengan tarif terjangkau. Sakura Hotel Jimbocho mudah diakses dengan menggunakan moda transportasi seperti subway dan kereta. Dari Stasiun Subway Jimbocho Anda cukup berjalan 10 menit saja. Waktu pagi hari di hotel ini anda dapat menikmati sajian all you can eat dengan harga murah JPY 390 saja. Lokasi Sakura Hotel Jimbocho juga dekat dengan Tokyo Dome, Istana Kekaisaran Jepang, Akihabara, dan Budokan.

Nama Sakura Hotel Jimbocho
Alamat 2-21-4 Kanda, Jimbocho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0051
Tarif Dormitory (JPY 3,300), semi-double (JPY 8,450), single (JPY 6,300), twin (JPY 8,650), dan group room (3~5) (JPY 11,700 ~)
Fasilitas TV, AC, slippers, free wi-fi, hanger, handuk, meeting room, setrika, hair dryer, bathrooms dan shower bersama, dapur, dan lain-lain.
Kontak 03-3261-3939/ info@sakura-hotel.co.jp
Akses Bandara Bandara Haneda: Naik Keikyu Line/Toei Asakusa Line melalui Shinagawa-> Mita->Toei Mita Line ->Jimbocho

Bandara Narita: Naik Keisei Main Line->Keisei-yawata/Motoyawata->Toei Shinjuku Line->Jimbocho

Capsule Hotel Nadeshiko

Capsule Hotel Nadeshiko Firalufias Weblog

Capsule Hotel Nadeshiko. (Foto: Google)

Kapsul hotel di Jepang belakangan ini semakin populer di kalangan wisatawan. Hotel ini memiliki kamar yang unik dengan ukuran luas 1 meter dan tinggi 2.1 meter, dengan ukuran ini Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam bergerak. Terdapat 24 kamar yang tersedia di Capsule Hotel Nadeshiko. Disini, Anda akan disediakan yukata dan obi yang dapat dipakai selama menginap. Fasilitas lainnya adalah adanya toko souvenir dan izakaya bernama Oishii Komachi Shinsen di lantai dasar.

Nama Capsule Hotel Nadeshiko
Alamat 10-5 Shinsen-cho, Shibuya-ku, Tokyo, Jepang
Tarif JPY 7,700 – JPY 14,300 (tarif berubah-ubah sesuai musim)
Fasilitas Yukata, obi, free wi-fi, public bath, tatami, kedai minum, toko souvenir
Jam operasional 00:00 – 24:00

4. Carilah makanan enak dan murah



Untuk urusan makanan selama berlibur di Jepang Anda tidak perlu merasa cemas,  soalnya harga makanan disana banyak yang murah dan terjangkau. Sebaiknya Anda menghindari membeli makanan di restoran mewah, karena harga makanan cukup mahal dan harga akan naik pada saat makan malam.

Dibawah ini adalah tempat membeli makanan enak dan murah saat berlibur di Jepang:

Depachika

Depachika Firalufias Weblog

Ilustrasi. Foto: Google

Apa itu Depachika ? Ini adalah istilah di Jepang untuk menamai lantai basement mall besar seperti Daimaru, Seibu, Takashimaya, dan Tobu. Di Depachika ini tersedia banyak makanan jadi yang enak dengan harga murah. Bila ingin harga yang lebih murah, Anda bisa membeli makanan ini saat malam hari sekitar pukul 20.00-21.00, pada waktu ini mereka akan mengobral harga makanan yang dijual, biasanya ditandai dengan tiker warna kuning pada kemasan.

Harga makanan disini cukup terjangkau, pilihlah makanan dengan harga mulai dari JPY 500 – JPY 1.000 . Anda dapat memborong makanan ini untuk dibawa ke penginapan, untuk memakannya cukup dengan dipasankan menggunakan microwafe yang tersedia di penginapan. Atau bisa juga dimakan langsung bila menyukai makanan dingin.

Konbini (Convenient Store)

Konbini Firalufias Weblog

Ilustrasi Konbini. Foto: Google

Konbini adalah semacam minimarket di Jepang yang menjual banyak makanan kemasan. Makanan yang ada disini rasanya tidak kalah dengan makanan yang ada di restoran. Berbagai makanan murah tersedia disini seperti bento yang dijual dengan harga JPY 300 (sekitar Rp 38.000), sementara onigiri dijual dengan harga JPY 100 (sekitar Rp 13.000). Untuk memakannya disini Anda cukup menggunakan microwave yang tersedia. Anda juga bisa mendapatkan sushi dengan harga JPY 100 – 300 per porsi.

Selain tempat-tempat yang disebutkan di atas, Anda bisa juga berburu street food yang enak dan harganya murah. Banyak makanan ala street food di Jepang seperti takoyaki, okonomiyaki, oden, tempura, karage, hingga aneka ramen.

5. Fokus ke tempat wisata yang murah dan gratis

Supaya liburan Anda seru dan tidak membuang banyak biaya, ada baiknya fokus ke tempat-tempat wisata gratisa. Tempat wisata gratis biasanya berupa kuil-kuil yang ada banyak di Jepang. Pusat perbelanjaan terkenal seperti Akihabara dan Harajuku juga menarik dikunjungi.

Tempat menarik gratisan lainnya adalah kantor pusat Bandai di Asakusa Jepang, tempat ini memiliki spot selfie bareng Doraemon atau Songokou, jadi Anda bebas foto-foto disini. Foto bareng patung Gundam raksasa di Odaiba juga gratis.

Berikut ini adalah pilihan tempat wisata gratis di Jepang yang dapat Anda kunjungi:

Taman Ueno

Bunga Sakura Taman Ueno Jepang - Firalufias Weblog

Bunga Sakura

Taman ini berlokasi di kawasan Ueno, distrik Taito-ku, Tokyo. Taman Ueno adalah salah satu destinasi wisata yang wajib Anda kunjungi. Disini banyak sekali pohon-pohon (kurang lebih 10.000 pohon) dan berbagai macam bunga. Ada sekitar 1.200 pohon sakura yang tumbuh di taman ini, Anda pasti bisa membayangkan betapa indah pemandangan bunga sakura yang sedang mekar.

Akses menuju ke Taman Ueno juga terbilang sangat mudah. Anda bisa memulainya dari Shinjuku dan memilih JR Yamanote line menuju Stasiun Ueno. Dari sini waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 25 menit sebelum sampai ke Taman Ueno.

Tokyo Imperial Palace

Tokyo Imperial Palace - Firalufias Weblog

Tokyo Imperial Palace. (Foto: Japan This)

Istana yang sudah berusia ratusan tahun ini terletak di jantung kota Tokyo. Disini terdapat banyak spot foto yang menarik, Anda dapat ber-selfie sepuasnya disini. Bila Anda mengunjungi Tokyo Imperial Palace pada tanggal 23 Desember atau 2 Januari, maka Anda berkesempatan melihat para Kaisar Jepang. Meskipun tempat ini gratis, namun Anda harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Ingin reservasi ? Silahkan kunjungi situs resmi Tokyo Imperial Palace.

Patung Hachiko

Patung Hachiko Jepang - Firalufias Weblog

Patung Hachiko. (Foto: Artforia)

Patung terkenal di Jepang ini terletak di depan stasiun Shibuya. Patung ini dibangun berdasarkan kisah nyata seekor anjing bernama Hachiko yang selalu setia menunggu sang majikan di depan stasiun. Tempat ini cocok untuk foto-foto sepuasnya. Anda dapat mengunjungi patung Hachiko tanpa dikenai biaya.

Asakusa, Tokyo

Asakusa Tokyo - Firalufias Weblog

Asakusa, Tokyo. (Foto: Google)

Tempat satu ini sangat terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan asing dan lokal setiap tahunnya. Ditempat ini Anda bisa mengunjungi kuil-kuil, menikmati makanan khas Jepang, dan berbelanja. Tersedia tempat-tempat menarik untuk berfoto sepuasnya. Pada gerbang Asakusa ini terdapat lampion merah raksasa yang menakjubkan. Silahkan mengambil foto sebanyak-banyaknya disini.

6. Membeli barang dan oleh-oleh ditempat murah

Saat berlibur ke Jepang rasanya kurang lengkap kalau tidak membeli oleh-oleh untuk keluarga dan teman. Di Jepang Anda dapat menemukan banyak sekali tempat untuk membeli oleh-oleh. Berikut ini adalah pilihan tempat membeli oleh-oleh yang menawarkan harga murah:

Daiso

Daiso Toko serba 100 yen Jepang - Firalufias Weblog

Daiso, Jepang. (Foto: Google)

Daiso merupakan toko di Jepang yang menjual barang-barang dengan harga serba JPY 100. Daiso memiliki sekitar 2.800 cabang yang tersebar di Jepang, dan 1.400 cabang di luar negeri. Toko ini menjual barang untuk kebutuhan sehari-hari, alat tulis, alat berkebun, alat elektronik, pakaian, perlengkapan pesta, bibit tanaman, dan kebutuhan lainnya.

Barang-barang di Daiso bila tidak tercantum harganya, artinya barang tersebut berharga JPY 100 saja. Karena harga yang ditawarkan murah, Anda dapat membeli banyak barang untuk dijadikan oleh-oleh.

3 Coins

3 Coins Toko murah di Jepang - Firalufias Weblog

3 Coins, di Jepang. (Foto: Google)

Barang-barang yang dijual di toko ini sebagian besar harganya murah, sekitar JPY 300 saja. Anda dapat membeli barang untuk dijadikan oleh-oleh seperti topi, payung, make-up, dan aksesoris-aksesoris khas Jepang. Meskipun harganya murah, tapi kualitas barang-barang yang dijual disini tidak akan mengecewakan Anda. Sempatkan untuk mampir ke toko ini apabila Anda berkunjung ke Jepang.

Seria

Seria Toko murah di Jepang - Firalufias Weblog

Seria. (Foto: Google)

Harga barang yang dijual di Seria sama dengan di Daiso, yaitu serba JPY 100. Seria memiliki lebih dari 1.000 cabang. Jadi Anda tidak akan kesulitan menemukan toko ini. Target konsumen utama Seria adalah wanita, jadi jangan heran bila Anda menjumpai barang-barang cantik dan mencolok yang dijual disini. Barang murah meriah yang tersedia disini antara aksesoris, peralatan dapur, peralatan berkebun, sumpit, peralatan sekolah, serta barang-barang unik yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Shimamura (Aqua City Odaiba)

Aqua City Odaiba di Jepang - Firalufias Weblog

Aqua City Odaiba. Foto: Google

Bagi Anda yang ingin membeli fashion item saat liburan ke Jepang, Anda dapat mengunjungi Shimamura yang berada di Aqua City Odaiba, Tokyo. Bila dibandingkan dengan departmen store di tempat lain, harga barang-barang fashion disini cukup terjangkau. Harga yang ditawarkan sekitar JPY 500 – JPY 1.000. Sedangkan ditempat lain ada yang harganya mencapai JPY 4.000 – JPY 5.000. Meskipun murah, barang yang dijual disini adalah baru, bukan barang bekas.

Hyakuen Shop (Kyoto Tower)

Toko 100 yen di Jepang - Firalufias Weblog

Contoh Toko 100 yen. Foto: Google

Bila Anda mengunjungi Kyoto Tower saat liburan ke Jepang, jangan lupa mampir ke Hyakuen Shop yang berlokasi di lantai dasar Kyoto Tower. Disini Anda dapat membeli pernak-pernik unik, alat tulis, furnitur mini, dan kue tradisional dengan harga murah, 100 yen saja. Hyakuen Shop adalah istilah di Jepang untuk menyebut toko serba JPY 100. Selamat mencoba.

7. Jangan lupa bikin e-paspor

Dengan memiliki e-paspor Anda dapat menghemat biaya liburan ke Jepang, kenapa? Karena dengan e-paspor ini Anda akan mendapatkan bebas visa Jepang. Jadi Anda tidak perlu repot mengurus aplikasi untuk visa lagi bila akan berkunjung ke Jepang. Dengan memiliki bebas visa Jepang, Anda memiliki masa tinggal tiap kali ke Jepang selama 15 hari, bebas visa ini berlaku selama 3 tahun. Berikut ini adalah prosedur untuk mendapatkan bebas visa ke Jepang (dikutip dari situs Kompas.com):

Bebas Visa Ke Jepang - Firalufias Weblog

Bukti registrasi bebas visa

♦ WNI yang telah melakukan registrasi e-passport akan diberikan bukti registrasi oleh Kedutaan Besar Jepang / Konsulat Jenderal / Kantor Konsulat dengan ketentuan sebagai berikut:

♦ Tujuan perjalanan: kunjungan singkat (wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman, atau kunjungan singkat lainnya) – Durasi masa tiinggal: 15 hari

♦ Masa berlaku: tiga tahun atau sampai batas akhir berlaku paspor (bila masa berlaku paspor kurang dari tiga tahun. Mengikuti masa berlaku terpendek)

♦ Biaya: gratis

♦ Proses registrasi: dua hari kerja (hasil proses diserahkan hari berikutnya)

Tata cara registrasi pra-keberangkatan

1. Pemohon atau perwakilan pemohon membawa e-passport dan formulir aplikasi (bisa diunduh disini) ke kantor Kedutaan Besar Jepang/ Konsulat Jenderal/ Kantor Konsulat di Indonesia untuk diregistrasi.

2. Kedutaan/ Konsulat Jenderal/ Kantor Konsulat akan menerima berkas permohonan, melakukan proses registrasi, menempelkan stiker bebas visa, dan menyerahkannya kembali kepada pemohon.

3. Yang bersangkutan dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk durasi tinggal maksimal 15 hari, berkali-kali hingga masa berlaku stiker tersebut habis, tanpa harus melakukan registrasi lagi di tiap perjalanan.

4. Bagi pemohon bebas visa yang tidak dikabulkan permohonannya, harus melakukan permohonan visa seperti biasa.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

1. WNI pemegang paspor selain e-passport tetap memerlukan visa untuk masuk ke Jepang. Bebas visa hanya berlaku untuk kunjungan maksimal 15 hari. Bila berencana untuk tinggal lebih dari 15 hari atau tujuan bekerja di Jepang, wajib mengajukan permohonan visa dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

2. Bila ada penggantian paspor atau perubahan nama di paspor, wajib melakukan registrasi kembali dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

3. WNI pemegang e-passport yang masuk ke Jepang tanpa melakukan registrasi bebas visa sebelumnya, akan dicekal di bandara Jepang. Registrasi ini wajib dilakukan sebelum keberangkatan. Selain itu, ada kalanya petugas imigrasi bandara akan menanyakan tujuan kedatangan, durasi tinggal, atau pun informasi lainnya yang dibutuhkan, termasuk meminta tiket pulang-pergi maupun tiket menuju negara lain. Dari hasil tanya jawab oleh petugas imigrasi tersebut, dimungkinkan yang bersangkutan tidak dapat masuk ke Jepang.

4. Bagi WNI yang pernah dideportasi, dalam masa cekal, pernah melakukan pelanggaran hukum baik di Jepang dan atau pelanggaran hukum di negara lain dan pernah menjalani masa tahanan 1 (satu) tahun atau lebih, tidak dapat masuk ke Jepang meskipun telah melakukan registrasi pra keberangkatan.

Untuk info lebih lengkap silahkan kunjungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Bonus 2 Tips Ekstrim Liburan Hemat dan Murah ke Jepang:

Sarapan hanya dengan Onigiri

Onigiri adalah makanan khas Jepang yang bentuknya seperti nasi kepal, umumnya dibalut dengan rumput laut kering, rasanya nikmat dan mengenyangkan. Onigiri memiliki banyak sekali varian isi didalamnya. Agar liburan lebih hemat, sebaiknya Anda sarapan dengan Onigiri saja, harganya murah dan tersedia hampir disemua mini market di Jepang. Untuk membeli Onigiri ini Anda cukup mengeluarkan uang sebesar JPY 100 – JPY 200 saja.

Menginap di warnet 24 jam

Untuk menghemat biaya liburan ke Jepang, Anda dapat mempertimbangkan untuk menginap di warnet yang jam operasionalnya 24 jam. Di Jepang tersedia banyak warnet yang menawarkan harga paket untuk mengakses internet, sekaligus menyediakan fasilitas kamar mandi dan tidur. Harga sewa warnet ini bisa lebih murah dibandingkan menginap di hostel. Rata-rata harga sewa mulai dari JPY 1.200 untuk paket 12 jam, hingga JPY 2.000 yen untuk 24 jam.

Agar liburan Anda lebih nyaman dan menyenangkan, sebaiknya lakukan cara ini sekali saja, ruangan warnet yang tidak terlalu besar dapat mengurangi kenyamanan liburan Anda. Carilah informasi tempat menginap lain yang murah dan nyaman.





Demikian ulasan kami tentang tips liburan hemat dan murah ke Jepang. Artikel ini bisa Anda jadikan sebagai bahan referensi untuk berlibur ke Jepang. Semoga bermanfaat dan terimakasih.






Total: 0 voters
Tags:

Comments(2)

  1. 05/08/2018
    • 06/08/2018

Leave a Comment